Ketika kegelisahan memporak porandakan
hatiku, aku hanya berpaling padaMU
Ketika kehampaan berkelana dalam ruang
dan waktuku, aku hanya bersimpuh padaMU
Ketika kehancuran mengintai kehidupanku
aku hanya berharap padaMU
Bahkan ketika semua memberiku kecaman
karena hanya mengandalkanMU aku tak
peduli karena bagiku hanya Engkaulah
sang pemilik arsy yang bisa menolongku.
membimbingku dalam setiap momen kehidupanku
ALLAH...ALLAH...ALLAH...Engkau yang maha
tunggal yang akan menuntunku menuju kebenaran.
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 26 Maret 2010
Jumat, 04 September 2009
PELUKANMU
Ingin kurasakan sentuhanMu
kala resah menderah luka
dan akupun tersandar pada
malam pengampunan
Allah...Allah... aku kegelisahan
mencariMU....
menungguMU....
merangkulku dalam pelukanMU
Damai....Damai...tanpa gelisah
utk mbak latifah
kala resah menderah luka
dan akupun tersandar pada
malam pengampunan
Allah...Allah... aku kegelisahan
mencariMU....
menungguMU....
merangkulku dalam pelukanMU
Damai....Damai...tanpa gelisah
utk mbak latifah
Selasa, 01 September 2009
Surga Neraka
Allah....ku cium bau surgaMu di ujung penantian
melepas urat-urat dosa yang melilit bagai
rangkaian benang tak berujung
aku begitu merindukanMu membasuh nuraniku
yang kering penuh debu kehinaan karna dosa
Allah...ku cium bau nerakaMU di ujung penantian
karna syahwatku penuh kebusukan
aku bagai manusia tak bermoral
menuntut surgaMU sedang aku seorang pendosa
ampuni aku....
utkku sendiri
melepas urat-urat dosa yang melilit bagai
rangkaian benang tak berujung
aku begitu merindukanMu membasuh nuraniku
yang kering penuh debu kehinaan karna dosa
Allah...ku cium bau nerakaMU di ujung penantian
karna syahwatku penuh kebusukan
aku bagai manusia tak bermoral
menuntut surgaMU sedang aku seorang pendosa
ampuni aku....
utkku sendiri
Senin, 17 Agustus 2009
TUMBAL
Bersembunyi dalam sepi menimang
kesedihan dalam pekat malam kelam
kularung sesaji duka dilaut selatan
dan berharap esok ada hari yang berbeda
dunia yang berbeda.
Kularung semua impian indahku berharap
mereka tenggelam didasar samudara
Telah kurelakan hidupku sebagai tumbalmu
membiarkan peri-peri menari dengan sedih
menangisi tubuhku yang kian penat.
Tersenyumlah karena dewa-dewa mengelilingimu
memberimu janji bahagia.
untuk peri-peri
kesedihan dalam pekat malam kelam
kularung sesaji duka dilaut selatan
dan berharap esok ada hari yang berbeda
dunia yang berbeda.
Kularung semua impian indahku berharap
mereka tenggelam didasar samudara
Telah kurelakan hidupku sebagai tumbalmu
membiarkan peri-peri menari dengan sedih
menangisi tubuhku yang kian penat.
Tersenyumlah karena dewa-dewa mengelilingimu
memberimu janji bahagia.
untuk peri-peri
Kamis, 13 Agustus 2009
KUSANDARKAN
Allah
Aku manusia merugi
Bila dalam tiap kata yang keluar dr mulutku
Penuh ke palsuan
Aku hanya ingin jujur padaMU
Pada diriku sendiri
Dan ketika harapanku hanya padaMU
Maka kusandarkan seluruh hidupku padaMU
Engkau yang punya kuasa untuk memberi kemuliaan atau kehinaan
Bukan manusia-manusia ciptaanmu
Duhai penguasa 'arsy
Buka mata hatiku ,aku tak ingin Kau tinggalkan
sedetikpun dalam tiap hembusan nafasku
Bagiku Kau lah cinta sejati itu.
Hanya padaMU kusandarkan
seluruh hidupku.
Aku manusia merugi
Bila dalam tiap kata yang keluar dr mulutku
Penuh ke palsuan
Aku hanya ingin jujur padaMU
Pada diriku sendiri
Dan ketika harapanku hanya padaMU
Maka kusandarkan seluruh hidupku padaMU
Engkau yang punya kuasa untuk memberi kemuliaan atau kehinaan
Bukan manusia-manusia ciptaanmu
Duhai penguasa 'arsy
Buka mata hatiku ,aku tak ingin Kau tinggalkan
sedetikpun dalam tiap hembusan nafasku
Bagiku Kau lah cinta sejati itu.
Hanya padaMU kusandarkan
seluruh hidupku.
Rabu, 15 Juli 2009
Pendar Lampu Kematian
Melangkah dalam pendar lampu kematian
Raga yang tak berpenghuni
berteriak-teriak penuh kecemasan
karna jiwa telah berpulang dalam sendiri
sepi...sunyi...
tanpa pekik kematian...
Hidup sebuah catatan indah yang menjadi
buram tak bermakna....
buat jiwa kelam
Raga yang tak berpenghuni
berteriak-teriak penuh kecemasan
karna jiwa telah berpulang dalam sendiri
sepi...sunyi...
tanpa pekik kematian...
Hidup sebuah catatan indah yang menjadi
buram tak bermakna....
buat jiwa kelam
Jumat, 10 Juli 2009
BUKAN MILIK SIAPA-SIAPA
Kau bukan punya siapa-siapa,
tidak ibumu,ayahmu ,tidak istrimu,
suamimu, kekasihmu,anak-anakmu,
tidak siapapun memilikimu
kau milik penguasa langit dan bumi
tanpa seijinnya kau bukan milik
siapa-siapa...
karena itu kutitipkan kau padaNya,
semoga dlm setiap langkahmu menjadi
sebuah ibadah kepada Allah SWT.
Semoga AllahSWT selalu melindungi,
mengasihimu, menuntun dalam
setiap tarikan nafasmu.
untuk semua manusia yang
tak menyadari dia milik Sang Pencipta
tidak ibumu,ayahmu ,tidak istrimu,
suamimu, kekasihmu,anak-anakmu,
tidak siapapun memilikimu
kau milik penguasa langit dan bumi
tanpa seijinnya kau bukan milik
siapa-siapa...
karena itu kutitipkan kau padaNya,
semoga dlm setiap langkahmu menjadi
sebuah ibadah kepada Allah SWT.
Semoga AllahSWT selalu melindungi,
mengasihimu, menuntun dalam
setiap tarikan nafasmu.
untuk semua manusia yang
tak menyadari dia milik Sang Pencipta
Jumat, 03 Juli 2009
Aku Kufur
Allah....Allah...
maaf aku ....
Aku kufur padaMU
Aku bagai org kafir yang menuntutmu.
Allah....Allah....
Ampuni dosaku...
yang begitu hina ini....
Allah....Allah....
maafkan aku...
maafkan aku....
aku kufur padaMu
jiwaku hanyut dihempas gelombang
terpental jauh di putaran badai
dan hanya tanganMu yang menggapainya
selamatkan aku...selamatkan aku
Allah....Allah... Kekasihku....
maaf aku ....
Aku kufur padaMU
Aku bagai org kafir yang menuntutmu.
Allah....Allah....
Ampuni dosaku...
yang begitu hina ini....
Allah....Allah....
maafkan aku...
maafkan aku....
aku kufur padaMu
jiwaku hanyut dihempas gelombang
terpental jauh di putaran badai
dan hanya tanganMu yang menggapainya
selamatkan aku...selamatkan aku
Allah....Allah... Kekasihku....
Selasa, 09 Juni 2009
QADHA' DAN QODAR
Kelabu...,buram....,kabur....
tidak terlihat , gelap....
tak tersentuh...
semua menjadi qadha' dan qodar.
Lepaskan semua, jadikan Allah SWT kekasihmu karena Dia tak pernah ingkar
memaafkan, mengikhlaskan,ridho atas takdir yang telah ditetapkan semua ada jawabannya,
bersabarlah
yang belum terjawab
tidak terlihat , gelap....
tak tersentuh...
semua menjadi qadha' dan qodar.
Lepaskan semua, jadikan Allah SWT kekasihmu karena Dia tak pernah ingkar
memaafkan, mengikhlaskan,ridho atas takdir yang telah ditetapkan semua ada jawabannya,
bersabarlah
yang belum terjawab
Jumat, 29 Mei 2009
TUMBANG
Seperti pohon tumbang yang berusaha hidup kembali
memungut humus yang berserahan untuk dihisap
dan berharap akan muncul tunas dalam batang dan dahan
yang mulai rapuh.
Dan biarkan sebuah keajaiban berada diantaranya
karena semua bisa terjadi atas namaNya,
kalau pohon harus tumbang biarkan tunas-tunas muncul
membentuk kehidupannya sendiri, resapilah bahwa setiap
kehidupan dan kejadihan sekecil apapun semua seijinNya.
Lalu suatu saat nanti pasti kita akan mengetahui kenapa
pohan harus tumbang dan kenapa tunas-tunas muncul
dan tumbuh menggantikannya.
Setiap kehidupan selalu penuh warna
dalam setiap perjalananya.
memungut humus yang berserahan untuk dihisap
dan berharap akan muncul tunas dalam batang dan dahan
yang mulai rapuh.
Dan biarkan sebuah keajaiban berada diantaranya
karena semua bisa terjadi atas namaNya,
kalau pohon harus tumbang biarkan tunas-tunas muncul
membentuk kehidupannya sendiri, resapilah bahwa setiap
kehidupan dan kejadihan sekecil apapun semua seijinNya.
Lalu suatu saat nanti pasti kita akan mengetahui kenapa
pohan harus tumbang dan kenapa tunas-tunas muncul
dan tumbuh menggantikannya.
Setiap kehidupan selalu penuh warna
dalam setiap perjalananya.
Selasa, 28 April 2009
TERANG
Cahayamu menyilaukan mata hati
bagai esok gelap takkan menyelimuti
jangan biarkan kilaunya membutakan
mata-mata anak-anak kita
terang takkan membuat senyum
bila mata anak-anak kita terluka
terang akan lebih indah bila ada kegelapan
tapi gelap terasa hampa bila tanpa
terang di dinding jiwa
warna emasmu yang mempesona
menawarkan kemegahan tanpa mengerti
jiwa-jiwa gelisah.
pergilah menembus kegelapan tapi
jangan pernah lupa jalan kembali
ke dalam terang jiwamu
karena hari ada terang dan gelap
biarkan kau memilih tanpa
melupakan jiwa indahmu yang menuntunnya
Untuk jiwa-jiwa yang gelisah
bagai esok gelap takkan menyelimuti
jangan biarkan kilaunya membutakan
mata-mata anak-anak kita
terang takkan membuat senyum
bila mata anak-anak kita terluka
terang akan lebih indah bila ada kegelapan
tapi gelap terasa hampa bila tanpa
terang di dinding jiwa
warna emasmu yang mempesona
menawarkan kemegahan tanpa mengerti
jiwa-jiwa gelisah.
pergilah menembus kegelapan tapi
jangan pernah lupa jalan kembali
ke dalam terang jiwamu
karena hari ada terang dan gelap
biarkan kau memilih tanpa
melupakan jiwa indahmu yang menuntunnya
Untuk jiwa-jiwa yang gelisah
Jumat, 24 April 2009
PALUNG HATI
Ketika kau langkahkan kakimu
keluar dari rumah ini, jiwaku
tercerai berai penuh ketidak pastian
bertanya dalam setiap langkah yang
kau jejakkan, menggumam dalam kegelisahan.
Hatimu bagai laut tak berdasar
dalam dan tak pernah tersentuh palungnya
terlalu misterius untukku.
Tahukah kau kegelisahan yang selalu menghujam
tajam dalam relung hatiku,
karena cintamu bagai badai yang menghancurkan.
bukan untuk siapa-siapa
keluar dari rumah ini, jiwaku
tercerai berai penuh ketidak pastian
bertanya dalam setiap langkah yang
kau jejakkan, menggumam dalam kegelisahan.
Hatimu bagai laut tak berdasar
dalam dan tak pernah tersentuh palungnya
terlalu misterius untukku.
Tahukah kau kegelisahan yang selalu menghujam
tajam dalam relung hatiku,
karena cintamu bagai badai yang menghancurkan.
bukan untuk siapa-siapa
Senin, 13 April 2009
Tangismu
Tangismu pecah merobek nuraniku
Bapa...bapa... kemana... pergi...
Tangismu pecah menghancurkan hatiku
Bapa...bapa... aku rindu...
Tangismu pecah melubangi jantungku
Bapa...bapa...kapan...bapa pulang..?
Untuk setiap tangis anak-anak
yang merindukan bapa.
Bapa...bapa... kemana... pergi...
Tangismu pecah menghancurkan hatiku
Bapa...bapa... aku rindu...
Tangismu pecah melubangi jantungku
Bapa...bapa...kapan...bapa pulang..?
Untuk setiap tangis anak-anak
yang merindukan bapa.
Senin, 06 April 2009
Hudhud
Hudhud kau giring sayapku
Menerjang pusaran angin
Menuju lembah-lembah
Yang di penuhi bunga-bunga
Bagai surga impian....
Jalan masih panjang
Kepak sayapmu menggiringku
Ke sungai kehidupan, minumlah
Sebanyak pengharapan
Tanpa seijinNya tak bisa ditemukan
Rentangkan sayapmu akan ada
Duka,derita tergantikan....
Lembah kehidupan
laksana surga tersembunyi
Hudhud pun terbang pergi
Melintasi lembah meninggalkanku
Sendiri berkaca di sungai kehidupan
Untukku sendiri
Menerjang pusaran angin
Menuju lembah-lembah
Yang di penuhi bunga-bunga
Bagai surga impian....
Jalan masih panjang
Kepak sayapmu menggiringku
Ke sungai kehidupan, minumlah
Sebanyak pengharapan
Tanpa seijinNya tak bisa ditemukan
Rentangkan sayapmu akan ada
Duka,derita tergantikan....
Lembah kehidupan
laksana surga tersembunyi
Hudhud pun terbang pergi
Melintasi lembah meninggalkanku
Sendiri berkaca di sungai kehidupan
Untukku sendiri
Kamis, 02 April 2009
CINTA SEMPURNA
Terkabar kepiluan birahi cinta
Rindu berriak-riak bagai ombak
Berbuih-buih tak terkendali
Kulagukan nyanyian rindu
Karna birahiku ingin bertemu
Kau sembunyi dalam angin yang menderu
Meratap mengibah, kucari-cari
Dalam separuh malam kelam
Tahukah Kau pujaanku
Tarikan nafasku penuh namaMU
Denyut nadiku mengalir TentangMU
Duh.....
Jangan biarkan rindu terhempas
ku tahu diriMu mengintip di balik awan,
dibalik matahari, bahkan dibalik bintang-bintang
Kekasihku...
Ketika birahi semakin memuncak ingin ku temui Kau
Di pertiga malamMU
Dan biarkan rinduku berlabuh
Karena cintaMu yang paling sempurna.
Untuk Penguasa Langit dan Bumi
cintaMU menenangkan.
Rindu berriak-riak bagai ombak
Berbuih-buih tak terkendali
Kulagukan nyanyian rindu
Karna birahiku ingin bertemu
Kau sembunyi dalam angin yang menderu
Meratap mengibah, kucari-cari
Dalam separuh malam kelam
Tahukah Kau pujaanku
Tarikan nafasku penuh namaMU
Denyut nadiku mengalir TentangMU
Duh.....
Jangan biarkan rindu terhempas
ku tahu diriMu mengintip di balik awan,
dibalik matahari, bahkan dibalik bintang-bintang
Kekasihku...
Ketika birahi semakin memuncak ingin ku temui Kau
Di pertiga malamMU
Dan biarkan rinduku berlabuh
Karena cintaMu yang paling sempurna.
Untuk Penguasa Langit dan Bumi
cintaMU menenangkan.
Selasa, 31 Maret 2009
DIANTARANYA
Bebas dengan hidup,
Hidup bukan ke bebas,
Memanggul kehidupan,
Hidup bukan memanggul,
Bebas dan memanggul,
Hidup diantaranya...
Surga.. neraka..
Ketika lembah-lembah kebenaran
menjadi padang pasir nan tandus
Sungai-sungai kejujuran
telah habis mengering
Apa yang kau inginkan...
ketika nafas tak lagi ada
Hidup untuk kesia-siaan
Memanggul kehidupan,
hidup bukan memanggul,
bebas untuk hidup,
Hidup bukan kebebasan.
Untuk orang terkasih
renungan
Hidup bukan ke bebas,
Memanggul kehidupan,
Hidup bukan memanggul,
Bebas dan memanggul,
Hidup diantaranya...
Surga.. neraka..
Ketika lembah-lembah kebenaran
menjadi padang pasir nan tandus
Sungai-sungai kejujuran
telah habis mengering
Apa yang kau inginkan...
ketika nafas tak lagi ada
Hidup untuk kesia-siaan
Memanggul kehidupan,
hidup bukan memanggul,
bebas untuk hidup,
Hidup bukan kebebasan.
Untuk orang terkasih
renungan
Jumat, 27 Maret 2009
BURUNG TERPILIH
Kemarin kau kabarkan lewat purnama
sayapmu terluka kau bebat derita diujung
kerinduan.. memintal setiap asa yang
coba kau urai dengan tanganmu
bagimu.. malam tak pernah bersahabat
dalam sendirimu kau rentang setiap
angan tentang masa depan tiga kurcacimu
memimpikan senyum bidadari mereka tanpa
peduli esok derita menari-nari di tiap denyut nadimu
percayalah Tuhan menyayangimu
engkau seekor burung terpilih dari berpuluh ribu
burung lainnya.
utk seorang sahabat
rasa sayang utkmu
sayapmu terluka kau bebat derita diujung
kerinduan.. memintal setiap asa yang
coba kau urai dengan tanganmu
bagimu.. malam tak pernah bersahabat
dalam sendirimu kau rentang setiap
angan tentang masa depan tiga kurcacimu
memimpikan senyum bidadari mereka tanpa
peduli esok derita menari-nari di tiap denyut nadimu
percayalah Tuhan menyayangimu
engkau seekor burung terpilih dari berpuluh ribu
burung lainnya.
utk seorang sahabat
rasa sayang utkmu
Rabu, 18 Maret 2009
LUKA SAYAPMU
Merentang sayap menuju pulaumu
mencari segenggam harap yang
tersimpan di puri-puri sepanjang
pulau dewatamu
Ku titipan doaku tahajutku
ku kirimkan lewat Kristusmu
kulihat bentangan sayap itu penuh luka ingin
kupeluk dan kusatukan dalam rumah
mungilku tapi kau terlalu tinggi terbang
keangkasa dan aku tak sanggup memelukmu lagi
karena sayapku pun terluka
jangan biarkan kesedihan
mempermainkan kita
catatan utk seorg sahabat
mencari segenggam harap yang
tersimpan di puri-puri sepanjang
pulau dewatamu
Ku titipan doaku tahajutku
ku kirimkan lewat Kristusmu
kulihat bentangan sayap itu penuh luka ingin
kupeluk dan kusatukan dalam rumah
mungilku tapi kau terlalu tinggi terbang
keangkasa dan aku tak sanggup memelukmu lagi
karena sayapku pun terluka
jangan biarkan kesedihan
mempermainkan kita
catatan utk seorg sahabat
Senin, 23 Februari 2009
HANYA MANUSIA
Kau kejar mentari tak pernah lelah
ada nafas luka yang bernanah
tapi tubuhmu tak mengijinkannya
membasuh setiap tetes darah
yang tercecer karna luka lamamu.
Ingin aku ikut membasuhnya
mengajakmu bersandar dan berteduh
ditempatku,
tapi aku tak sekuat bidadari putih
yang penuh senyum menerima
setiap keluhmu.
Aku manusia..hanya manusia
yang juga dapat terluka,
maaf aku ...,sungguh maaf aku....
kucoba menyayangimu setulus
kasih Tuhan.
semoga Allah memberi keikhlasan
seluas samudra padaku.
ada nafas luka yang bernanah
tapi tubuhmu tak mengijinkannya
membasuh setiap tetes darah
yang tercecer karna luka lamamu.
Ingin aku ikut membasuhnya
mengajakmu bersandar dan berteduh
ditempatku,
tapi aku tak sekuat bidadari putih
yang penuh senyum menerima
setiap keluhmu.
Aku manusia..hanya manusia
yang juga dapat terluka,
maaf aku ...,sungguh maaf aku....
kucoba menyayangimu setulus
kasih Tuhan.
semoga Allah memberi keikhlasan
seluas samudra padaku.
Jumat, 13 Februari 2009
SANG WAKTU
Kubiarkan sosokmu berkelana
memilah keinginan yang terkubur
kuberi batu nisan untuk tanda
bahwa suatu saat nanti harapan
akan kubongkar kembali, kurajut
kujadikan selembar keinginan
yang tertunda karna hati mendua
semua bukanlah bencana karena
dunia belum tenggelam masih banyak
waktu mengisi rangsel untuk kujejali
semua kebaikan yang kuambil dari
alam.
Cinta... ketulusan....keikhlasan....
kesabaran.... semua kuambil
lewat waktu karna cuma sang waktu
yang akan mengajarkannya.
tlah kuijinkan kau .....
semoga Allah SWT Ridho
memilah keinginan yang terkubur
kuberi batu nisan untuk tanda
bahwa suatu saat nanti harapan
akan kubongkar kembali, kurajut
kujadikan selembar keinginan
yang tertunda karna hati mendua
semua bukanlah bencana karena
dunia belum tenggelam masih banyak
waktu mengisi rangsel untuk kujejali
semua kebaikan yang kuambil dari
alam.
Cinta... ketulusan....keikhlasan....
kesabaran.... semua kuambil
lewat waktu karna cuma sang waktu
yang akan mengajarkannya.
tlah kuijinkan kau .....
semoga Allah SWT Ridho
Langganan:
Postingan (Atom)