Mengenang kembali jejak-jejak hati yang tertabur penuh kasih dan
cinta yang kau tabur dalam perjalanan kami menuju kedewasaan
begitu penuh makna dan penuh arti, dan tak pernah dapat terganti
oleh apapun.
Bunda... hampir tujuh tahun kau berpulang ke pangkuan Ilahi
saat ini kangenku begitu menderu menembus langit ketujuh
aku ingin berbicara banyak hal padamu, bercerita, bertanya atau
apapun juga denganmu .
Tapi semua bagai terjebak dalam ruang hampa.
Bunda...aku kangen....
This entry was posted on 04:56 and is filed under
in my heart
. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
11 komentar:
turut merasakan kerinduanmu pada BUnda. abis semedi dimana nih?
Hmmmm .... sungguh sebuah jerita hati dari seorang anak yang sngat rindu dan kangen pada sang bunda.
Selalulah taburkan doa disetiap kesempatan yang ada buat sang bunda.
jadi ngiri *inget hubungan sama bunda ndiri yang kurang harmonis*
Jadi kangen juga ma mamakku yang kurus dan keriput di masa tuanya..
Thanks ya
aku juga kangen ma ibuku ne :D
salam :)
Ya Bunda, siapapun akan menyayangi ibunda dengan penuh kasih. Pada ibunda kita terdapat cinta kasih yang tak pernah habis. Nice posting. Salam kenal juga.
baca surah Yasin untuk bunda
aku belum mengalami, tapi bisa bayangkan kerinduanmu...
Ibu tersayang adalah wujud nyata bukti Kasih Sayang ALLAH di muka bumi
Salam Sayang
Salam kenal...
tergetar hatiku membaca kerinduan pada sang bunda.
Kangen itu selalu saja datang tiba2 ya.. :) Saya juga sering kangen kpd ayah saya yg sdh berpulang thn 2003 yll.