Merentang sayap menuju pulaumu
mencari segenggam harap yang
tersimpan di puri-puri sepanjang
pulau dewatamu
Ku titipan doaku tahajutku
ku kirimkan lewat Kristusmu
kulihat bentangan sayap itu penuh luka ingin
kupeluk dan kusatukan dalam rumah
mungilku tapi kau terlalu tinggi terbang
keangkasa dan aku tak sanggup memelukmu lagi
karena sayapku pun terluka
jangan biarkan kesedihan
mempermainkan kita
catatan utk seorg sahabat
puisi
|
This entry was posted on 21:25 and is filed under
puisi
. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
5 komentar:
wuahh...,kisah yg sedih dan mengharukan mbak
*sok ngerti......*
jangan biarkan kesedihan
mempermainkan kita...mantafff
Bingung mau komentar gimana yah????
Pokoknya hati-hati aja deh jangan sampai sayapnya menjadi patah,hehehe....????
Wow... luarbiasa..
Saya kehilangan kata2. yg saya tahu. Dia mengerti, karena Dia pernah merasakan luka yg sama.
Keren mbak. Miris, lirih, liris. sekaligus, indah.
semoga segera luka dan kesedihan itu segera melebur dalam suatu keindahan dan kebahagiaan yah mbak:)
kubalut kesedihanmu dengan doa tulus utkmu