Minggu, 18 Januari 2009

Memperbaiki Diri

Mentari bersinar lembut cahayanya menembus pori-pori kulitku
membangkitkan semangat baru untuk kembali merentas
semangat yang hilang untuk kemudian bangkit memulai kehidupan dalam
jiwaku yang hilang berbulan-bulan ditelan lara, masalahku tetap
ada menggantung dalam hatiku dan kapan terselesaikannya aku
sendiri tidak tahu ,tapi semua sudah berbeda aku menyerahkan
semua masalahku pada yang menguasai seluruh mahluk hidup
di dunia ini .Dia yang Maha Tunggal karena cuma Dia yang paling
tahu yang terbaik buatku dan yang paling memahami diriku melebihi
diriku sendiri. Kini kutunggu semua dengan melatih kesabaran
dan keikhlasanku untuk menghadapi semuanya dengan berlapang dada
dan menyiapkan diri untuk sesuatu yang terburuk sekalipun. Bagiku ini
adalah momen terbesar untuk memperbaiki diri untuk menjadi manusia
yang lebih Engkau Cintai. Terima kasih ya Allah.

9 komentar:

  1. bener mbak..DIAlah yang maha tau..pasti semua ada hikmahnya..

    BalasHapus
  2. Mudah-mudahan Allah mendengar (dan pasti mendengar) doa Mbak... Dia Maha Tahu yang terbaik..

    BalasHapus
  3. hanya kitalah yang bisa merubah nasib kita,
    dan hanya diri kita sendirilah yang bisa memperbaiki,
    jika sudah ada niat Tuhan pasti akan meridhoi dan membimbing...

    BalasHapus
  4. santai sadja,,,!
    link balik,,,!

    BalasHapus
  5. always flowing with positif thingking to Allah SWT for make better the way of life

    BalasHapus
  6. Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa.... lakukan saaj yang terbaik ..semoga mendapat ridho-Nya

    BalasHapus
  7. bu ini bukan akhir dari segalanya ini adalah awal dari kemantapan menatap kasih-Nya. masih ada kaki2 kecil yg mengikuti langkah kita dan keyakinan itu yg menguatkan semua sendi2 kehidupan.. menangislah karena air mata memang diciptakan untuk menemani kita dalam segala rasa..

    pegang erat tali kehidupan itu dan itu sdh benar ..

    BalasHapus
  8. sepertinya secercah harapan di ujung lorong udah mulai tampak ya. aku ikut senang, lintang:)

    BalasHapus
  9. jadi pingin bertobat abis membacanya

    BalasHapus