Memeluk keabadian di malam RamadhanMU
Berharap cintaku Kau balas dalam tiap ayat
yang tersampaikan . MemujaMu melupakan
duniawiku.
p
|
This entry was posted on 20:05 and is filed under
p
. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
18 komentar:
Puisi yg singkat tapi padat,Bersemedi ? hehe..Alhamdulillah kabarku baik saja .semoga mba juga baik pula ya...oh ya emailnya masih saya tunggu ya mba..
Nice phoem,... singkat namun sarat makna.
Yang ikhlas saja ...
Harap kadangkala membutakan tujuan
nice poem
Siip, menyejukkanh mbak Lintang.
aku suka nih yg singkat begini.
Ketika kita mengharapkan Sang Khalik berkenan tersenyum kepada kita...
Selamat menjalankan ibadah Puasa.... semoga amal ibadah kita mendapat limpahan rahmat dariNya... amin..
Sebanarnya saya pingin kasih komen yang lebih panjang dari pusisi above written he..he..he...
tapi mo komen apa yah....
...the shorter the deeper!
...double thumbs up!
Thanks & Met kenal dech!
renungan puitika di dini hari setelah sahur. keren, mbak.
blue selalu berharap sahabat blue ini selalu di berkahi kesehatan serta kebahagiaan selau
salam hangat selalu
pa cabar?
Oh ya emailnya belum sampe mbak ...
ateh_75@yahoo.co.id
Salam kenal sahabatku, kunjungan perdana ini, masih bingung mau ngomong apa.
Saya tunggu aja kunjungan baliknya di Mantan Copet Itu Akhirnya Jadi....
keren puisinya, sedikit tapi maknanya bagus banget "MemujaMu melupakan
duniawiku.", yiap kita bermunajat, kita tinggalkan dunia...kita berharap akan surganya kelak Amiin....
sebuah puisi yang indah, sedikit tapi bermakna sangat bagus, berharap cintaku terbalas dengan ayat2MU...emmmm....sungguh indah ^_^
Iklan Gratis
Mbak ada award untukmu diambil ya..terimakasih.
Padat.....Menggugah!!
subhanallah....walau terdiri dari beberapa kalimat...namun mengandung sejuta makna...salut euy...
terima kasih telah berbagi puisi nan sarat makna itu mba...^_^
salam kenal
siang mbak....maaf baru mampir