Surga Neraka
18:48 | Author: lintang
Allah....ku cium bau surgaMu di ujung penantian

melepas urat-urat dosa yang melilit bagai

rangkaian benang tak berujung

aku begitu merindukanMu membasuh nuraniku

yang kering penuh debu kehinaan karna dosa

Allah...ku cium bau nerakaMU di ujung penantian

karna syahwatku penuh kebusukan

aku bagai manusia tak bermoral

menuntut surgaMU sedang aku seorang pendosa

ampuni aku....


utkku sendiri
|
This entry was posted on 18:48 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

14 komentar:

On 1 September 2009 19:25 , bluethunderheart mengatakan...

pagi sahabat
senanngnya pagi ini adalah ..............blue bisa menemukan sebuah karya dari sahabat yang sangat sangat menarik tuk dibaca dan di pahami
keren
salam persahabatan
salam hangat selalu

 
On 1 September 2009 19:50 , Fanda mengatakan...

Bersyukurlah kita, manusia karena tiap kali kita datang padaNya dalam dosa, Ia akan selalu membuka pintu bagi kita...

 
On 1 September 2009 20:18 , ateh75 mengatakan...

Mbak email sudah sampai dan sudah saya balas..terimakasih.

sesungguhnya Allah beserta orang2 yg sabar...

 
On 1 September 2009 20:21 , G mengatakan...

Setiap kita memohon ampunanNya, Dia selalu memberikan ampunan, sungguh bersyukur bahwa kasih TUHAN itu tidak terukur dalamnya.. :)

 
On 1 September 2009 20:21 , annie mengatakan...

Salam silaturahmi ...
Puisinya apik, mbak. Ditunggu berkunjung ke tempatku, ya.

 
On 1 September 2009 21:49 , Newsoul mengatakan...

Surga dan neraka, dua hal bertolak belakang. Ada yang dinanti, ada yang dibenci. Tapi hidup harus terus dilalui, setidaknya kita adakan surga indah di jiwa kita. Nice poem.

 
On 1 September 2009 22:55 , Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

sajak yang apik. surga adalah impian, neraka adalah ketakutan.

 
On 2 September 2009 00:55 , Tisti Rabbani mengatakan...

"itukah kau yang melangkah seolah menjauh?" ujar-Mu

jangan,
jangan biarkan langkah menjauh
jangan biarkan mimpi mengabu
jangan biarkan ikhlas meminta balas
karena sesungguhnya, hanya cinta-Mu kembali rinduku...

dan aku terjaga
pada nikmat
pada cinta
pada nyala yang terlalu menyala
pada doa-doa yang Kau izinkan menjelma...

 
On 2 September 2009 23:40 , Eko Madjid mengatakan...

Mantap...

 
On 3 September 2009 02:51 , bluethunderheart mengatakan...

jelang berbuka
pa cabar sahabat
met menikmati jamuan berbukanya yah
salam hangat selalu

 
On 3 September 2009 18:49 , Iklan Gratis mengatakan...

Allah akan tetap membuka pintu maaf buat kiga, sebelum matahari terbut dari barat.
mumpung masih ada kesempatan dan didukung blan ini adalah bulan ramadhan, mari kita bertaubat dan memohon ampun kepadanya.
karena orang yang tau pasti akan menginginkan surga-Nya!
Iklan Gratis

 
On 4 September 2009 02:17 , bluethunderheart mengatakan...

tak akan pernah lelah blue berkunjung ke rumahmu sahabat
salam hangat selalu

 
On 4 September 2009 05:51 , annie mengatakan...

Mbak ada award untukmu, ditunggu ke tempatku untuk mengambilnya, ya. Bersedia kan?!

 
On 28 Januari 2012 06:01 , obat kanker kelenjar getah bening mengatakan...

bener-bener bagus sekali,,,mengetuk pintu hatie,,